Apa yang perlu dibereskan lebih dulu
Kesiapan Coretax tidak dimulai dari aplikasi, tetapi dari kualitas data yang masuk ke sistem. Tim finance perlu memastikan master data lawan transaksi, NIK/NPWP, alamat, dan klasifikasi transaksi sudah konsisten sebelum periode pelaporan berjalan.
Perubahan alur administrasi juga membuat proses persetujuan internal perlu ditinjau ulang. Perusahaan yang masih mengandalkan koreksi manual biasanya akan lebih mudah terkena selisih ketika data faktur, bukti potong, dan rekonsiliasi tidak bergerak dalam satu alur.
Dokumen dan rekonsiliasi yang harus tersambung
Area pertama yang perlu dicek adalah rekonsiliasi PPN keluaran, PPN masukan, dan dokumen penjualan. Setiap selisih antara invoice komersial, faktur pajak, dan pencatatan akuntansi perlu memiliki penjelasan sebelum menjadi temuan.
Area kedua adalah bukti potong dan transaksi vendor. Data pemotongan pajak harus dapat ditelusuri dari kontrak, invoice, jurnal, sampai pelaporan. Jika satu titik tidak cocok, tim finance perlu menyiapkan catatan koreksi atau dokumen pendukung.

